Tugas Jurnalistik Multimedia
Rumah Pengasingan Presiden RI pertama (Bung Karno)
Bengkulu – Soekarno adalah salah satu Presiden Republik Indonesia (RI) yang pernah diasingkan di Benglulu, Soekarno yang akrab dipanggil Bung Karno ini di asingkan di Bengkulu tepatnya di jalan Anggut Atas.
Didalam rumah pengasingan Bung Karno tersimpan benda-benda peninggalan sang mantan Presiden RI pertama ini. Benda-benda peninggalan Bung Karno tersebut merupakan saksi bisu yang menemani sang Proklamator dalam menyusun strategi-strategi perjuangan selama dipengasingan. Meskipun rumah ini tidak terbilang besar, namun pembagian ruang dan penataan benda-benda berharga tersebut cukup rapi dan teratur.
Di rumah pengasingan Bung Karno ini tak pernah sepi pengunjung, pengunjung yang datangpun tak hanya dari Bengkulu tapi juga ada dari berbagai daerah, ‘’generasi penerus dan sebagainya harus menjaga atau merawatnya, agar nanti masa anak-anak kita bisa menikmati masa perjuanngan sampai pengasingan Bung Karno’’, ujar salah satu pengunjung dari Tulung Agung.
Di rumah pengasingan Bung Karno ini semua pengunjung wajib membayar biaya masuk, untuk anak-anak 2000, dewasa 3000.
Di teras depan rumah kediaman Bung Karno terdapat meja dan kursi, bergeser kedalam rumah terdapat Kursi tamu dan 2 rak buku koleksi Bung Karno, di ruang tamu juga terdapat sepeda yang pernah di pakai Bung Karno bersama Istrinya Ibu Inggit, bergeser ke samping terdapat koleksi baju-baju dan ada ruang kerja Bung Karno dan di sana juga terdapat 2 rak buku koleksi pribadi Bung Karno yang sudah mulai pudar dan rusak di makan rayap.
Masuk kedalam, terdapat kamar tidur Bung Karno dan Istrinya Inggit, di samping kanan terdapat kamar tidur untuk 2 anak Bung Karno, dan di teras belakang rumah Bung karno terdapat Meja makan dan lemari, di bagian paling belakang rumah terdapat 5 ruangan masing-masing ruangan berisi : kamar pembantu, Gudang, dapur, kamar mandi dan toilet.
Didalam rumah pengasingan Bung Karno tersimpan benda-benda peninggalan sang mantan Presiden RI pertama ini. Benda-benda peninggalan Bung Karno tersebut merupakan saksi bisu yang menemani sang Proklamator dalam menyusun strategi-strategi perjuangan selama dipengasingan. Meskipun rumah ini tidak terbilang besar, namun pembagian ruang dan penataan benda-benda berharga tersebut cukup rapi dan teratur.
Di rumah pengasingan Bung Karno ini tak pernah sepi pengunjung, pengunjung yang datangpun tak hanya dari Bengkulu tapi juga ada dari berbagai daerah, ‘’generasi penerus dan sebagainya harus menjaga atau merawatnya, agar nanti masa anak-anak kita bisa menikmati masa perjuanngan sampai pengasingan Bung Karno’’, ujar salah satu pengunjung dari Tulung Agung.
Di rumah pengasingan Bung Karno ini semua pengunjung wajib membayar biaya masuk, untuk anak-anak 2000, dewasa 3000.
Di teras depan rumah kediaman Bung Karno terdapat meja dan kursi, bergeser kedalam rumah terdapat Kursi tamu dan 2 rak buku koleksi Bung Karno, di ruang tamu juga terdapat sepeda yang pernah di pakai Bung Karno bersama Istrinya Ibu Inggit, bergeser ke samping terdapat koleksi baju-baju dan ada ruang kerja Bung Karno dan di sana juga terdapat 2 rak buku koleksi pribadi Bung Karno yang sudah mulai pudar dan rusak di makan rayap.
Masuk kedalam, terdapat kamar tidur Bung Karno dan Istrinya Inggit, di samping kanan terdapat kamar tidur untuk 2 anak Bung Karno, dan di teras belakang rumah Bung karno terdapat Meja makan dan lemari, di bagian paling belakang rumah terdapat 5 ruangan masing-masing ruangan berisi : kamar pembantu, Gudang, dapur, kamar mandi dan toilet.

Komentar
Posting Komentar